Osiloskop analog adalah alat ukur elektronik yang digunakan untuk menampilkan dan menganalisis sinyal listrik dalam bentuk gelombang terhadap waktu. Alat ini bekerja dengan menggunakan tabung sinar katoda (CRT) untuk memproyeksikan sinyal listrik ke layar dalam bentuk grafik tegangan terhadap waktu.
Fungsi utama osiloskop analog adalah untuk mengukur dan menganalisis karakteristik sinyal listrik, seperti amplitudo, frekuensi, periode, dan bentuk gelombang. Alat ini sering digunakan dalam pengujian rangkaian elektronik, troubleshooting perangkat listrik, serta analisis sinyal dalam sistem komunikasi dan audio. Karena kemampuannya menampilkan sinyal secara kontinu tanpa konversi digital, osiloskop analog sangat berguna dalam mendeteksi perubahan sinyal yang sangat cepat, seperti gangguan atau transien dalam suatu rangkaian.
Cara menggunakan osiloskop analog dimulai dengan menghubungkan probe ke saluran input dan memastikan alat dalam kondisi kalibrasi yang tepat. Selanjutnya, probe dihubungkan ke titik pengukuran dalam rangkaian yang ingin diuji. Setelah itu, pengguna menyesuaikan pengaturan seperti skala waktu (timebase), skala tegangan (volts/div), dan posisi sinyal pada layar untuk mendapatkan tampilan yang jelas. Mode trigger juga dapat diatur untuk menstabilkan tampilan gelombang sehingga lebih mudah dianalisis. Setelah sinyal muncul di layar, pengguna dapat mengamati bentuk gelombang dan melakukan pengukuran secara manual dengan bantuan garis skala yang tersedia pada layar CRT.