Kumparan Faraday adalah alat yang digunakan untuk menunjukkan prinsip induksi elektromagnetik, yang pertama kali ditemukan oleh Michael Faraday. Alat ini terdiri dari satu atau lebih lilitan kawat konduktor yang dililitkan pada inti feromagnetik atau udara, yang digunakan untuk mendemonstrasikan bagaimana perubahan medan magnet dapat menghasilkan arus listrik. Kumparan Faraday sering digunakan dalam bidang pendidikan, eksperimen laboratorium, serta penelitian di bidang elektromagnetisme dan teknik listrik.
Fungsi utama Kumparan Faraday adalah untuk menunjukkan induksi elektromagnetik yang dibangkitkan oleh perubahan arus pada kumparan primer. Ketika arus listrik dalam kumparan primer berubah, medan magnet di sekitarnya juga berubah, yang kemudian menginduksi tegangan pada kumparan sekunder yang berdekatan. Fenomena ini sesuai dengan hukum Faraday tentang induksi elektromagnetik dan menjadi dasar kerja berbagai perangkat seperti transformator, generator listrik, dan induktor.
Penggunaan Kumparan Faraday cukup sederhana. Pertama, kumparan primer dihubungkan ke sumber daya listrik dengan arus yang dapat diubah-ubah, seperti function generator atau sumber AC variabel. Saat arus dalam kumparan primer berubah, medan magnet yang dihasilkan juga berubah, sehingga induksi elektromagnetik terjadi pada kumparan sekunder. Tegangan yang dihasilkan pada kumparan sekunder dapat diukur menggunakan osiloskop atau voltmeter, menunjukkan hubungan antara perubahan medan magnet dan tegangan yang diinduksi. Alat ini sangat penting dalam memahami prinsip dasar induksi elektromagnetik dan aplikasinya dalam berbagai bidang teknik dan sains.