Georadar OKO-2 dengan antena berfrekuensi 250 MHz adalah alat yang digunakan untuk survei bawah permukaan tanah hingga kedalaman sekitar 8 meter. Alat ini bekerja dengan memancarkan gelombang elektromagnetik ke dalam tanah dan menerima pantulan gelombang tersebut untuk mengidentifikasi objek atau struktur di bawah permukaan.
menggunakan Georadar OKO-2, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah memastikan semua komponen alat dalam kondisi baik, termasuk unit kontrol, antena, kabel penghubung, dan sumber daya baterai. Sebelum memulai survei, pengguna harus menentukan area yang akan dipindai serta menyiapkan jalur pemindaian yang sesuai dengan kebutuhan penelitian atau eksplorasi. Setelah peralatan siap, antena harus dipasang dan dihubungkan dengan unit kontrol menggunakan kabel yang sesuai. Selanjutnya, alat dinyalakan dan pengguna melakukan pengaturan awal, termasuk kalibrasi sesuai dengan kondisi tanah di lokasi survei. Kalibrasi ini penting untuk memastikan hasil pemindaian akurat dan sesuai dengan karakteristik material di bawah permukaan. Saat survei dilakukan, antena harus digerakkan secara perlahan dan stabil sepanjang jalur yang telah ditentukan. Pengguna harus memastikan bahwa antena tetap dalam kontak dengan permukaan tanah untuk mendapatkan sinyal yang optimal. Data hasil pemindaian akan ditampilkan secara real-time pada unit kontrol, memungkinkan operator untuk memonitor hasil survei dan memastikan akuisisi data berjalan dengan baik. Setelah survei selesai, data yang diperoleh dapat disimpan dan ditransfer ke komputer untuk analisis lebih lanjut. Perangkat lunak khusus digunakan untuk memproses dan menginterpretasikan data guna mengidentifikasi struktur atau objek yang ada di bawah permukaan. Setelah semua langkah selesai, peralatan harus dibersihkan dan disimpan dengan baik agar tetap dalam kondisi optimal untuk penggunaan selanjutnya. Dengan mengikuti prosedur ini, Georadar OKO-2 dapat digunakan secara efektif untuk berbagai aplikasi survei bawah permukaan dengan tingkat akurasi yang tinggi.