background

Electrospinning

Electrospinning adalah alat yang digunakan untuk menghasilkan serat nano atau mikrofiber dari larutan polimer dengan memanfaatkan medan listrik tinggi. Proses ini melibatkan pemberian tegangan tinggi pada larutan polimer yang ditempatkan dalam syringe, sehingga membentuk jet cair yang tertarik dan menipis menjadi serat saat bergerak menuju kolektor yang bermuatan berlawanan. Teknik electrospinning banyak digunakan dalam bidang nanoteknologi, material maju, dan biomedis karena kemampuannya dalam menghasilkan serat dengan struktur yang seragam dan luas permukaan yang tinggi.
Fungsi utama electrospinning adalah untuk membuat material berbasis serat nano yang memiliki berbagai aplikasi, seperti dalam pembuatan membran filtrasi, scaffold untuk rekayasa jaringan, sensor, serta material komposit untuk industri farmasi dan tekstil. Selain itu, metode ini juga digunakan dalam industri energi untuk pengembangan elektroda baterai dan material penyimpanan energi yang lebih efisien. Dengan kemampuannya menghasilkan serat dengan ukuran dan sifat yang dapat dikontrol, electrospinning menjadi teknologi penting dalam pengembangan material fungsional di berbagai bidang.

Cara pakai Electrospinning yaitu dimulai dengan menyiapkan larutan polimer dengan konsentrasi yang sesuai, lalu masukkan ke dalam syringe yang dilengkapi dengan jarum logam. Pasang syringe pada pompa infus dan atur laju aliran larutan sesuai kebutuhan. Nyalakan sistem electrospinning dan atur tegangan tinggi yang diberikan pada jarum untuk membentuk jet elektrostatik. Pastikan kolektor ditempatkan pada jarak yang optimal agar serat yang terbentuk dapat tersusun dengan baik. Selama proses berlangsung, pantau kondisi aliran larutan dan bentuk serat yang dihasilkan untuk memastikan kualitas serat nano yang optimal. Setelah proses selesai, matikan alat dan biarkan serat mengering sebelum mengumpulkannya untuk analisis lebih lanjut. Pastikan untuk membersihkan alat setelah digunakan agar tetap berfungsi dengan baik dan menghindari kontaminasi pada eksperimen berikutnya.